2

Belajar Berdamai dengan Kenangan

 بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Bahagia itu Sederhana,,
menatap bayangan rembulan dalam tenangnya lautan..
seperti merelakan kenangan karena percaya pada takdir ALLAH yang menyimpan berjuta kebaikan..

mengapa mendendami masa lalu??
bukankah detik masa lalu juga memiliki kenangan tertentu??
meski yang ada adalah kenangan pilu yang menyatu..
mengapa membenci masa lalu??
seharusnya kita lebih menyesali diri karena tidak menggunakan masa itu untuk beribadah pada ALLAH yang satu..
mengapa meratapi masa yang telah berlalu??
#move.on.. Laa Tahzan!! karena air mata itu lebih pantas untuk apa yang telah ALLAH beri, bukan apa yang ALLAH ambil darimu..
Continue Reading

1

Puisi Cinta (begitu judulnya…)

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

C I N T A . . .

Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya ”tanggung jawab”,
Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya ”sebuah permainan” ,
Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya ”sebuah impian” ,
Mereka yang mencintai, menyebutnya ”takdir”

Kadang ALLAH yang mengetahui yang terbaik,
akan memberi kesusahan untuk menguji kita…
Kadang DIA pun melukai hati, supaya hikmat-Nya
bisa tertanam dalam…

Continue Reading

1

Sepucuk Surat Cinta dari AYAH dan IBU

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

“Keridhaan ALLAH, bergantung pada keridhaan kedua orang tua. Kemurkaan ALLAH, bergantung pada kemurkaan kedua orang tua” (HR. at-Tirmidzi)

Jika pintu surga berada di bawah telapak kaki ibu,
maka sudah sepantasnya jika kunci pintu surga itu berada di tangan ayah yang lelah bekerja..
Bagiku,, Ayah.. Ibu.. adalah bagian terbesar dalam tujuan hidupku, setelah ALLAH dan Rasul-NYA..
mereka juga turut andil dalam “alasan” mengapa saat ini aku berada disini!

Cinta seorang ibu kepada anaknya adalah cinta yang tak terbatas, meski terkadang cinta itu tak terbalas..
Suatu waktu dalam hidup kita, ibu kita adalah ibu yang kesepian. Merindu kita yang mulai asik dengan diri kita sendiri. Kita mulai membangun cara pandang berbeda dan bahkan mencari alasan yang terlalu rumit untuk merasa tidak memahami seorang ibu secara apa adanya. Di usia kita yang belum terlalu tegak menjadi lelaki atau perempuan dewasa, ibu kita masih dan akan selalu berkata, “Hati-hati nak”, dan kita selalu menjawab, “Sudah ngerti bu, aku sudah besar.”

Suatu ketika dalam hidup kita, ibu kita adalah ibu yang mencintai kita dengan segenap perasaannya yang dulu, tidak berubah. Sama kuatnya, sama tulusnya.

Continue Reading

0

Kamu dan Si Penikmat Hujan

 بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

terkadang sebagian orang membenci hujan,, mengapa??
mungkin karena lembab, becek, basah, seolah-oleh membuat merana..

namun,, pada akhirnya kita sama-sama mencintai pelangi setelah hujan reda!!

lamunan itu menjadi timbul tenggelam..
sering lupa lalu teringat kembali dengan peristiwa kita bersama hujan itu,,

dahulu.. sampai kini pun,,
aku memang telah menjadi penikmat hujan..

sebab bagiku!!! ALLAH memberi panas terik ataukah hujan deras itu karena DIA Maha Mengatur dan Mengetahui bahwa bumi dan isinya butuh keseimbangan..

seperti kamu yang mencoba menyeimbangkan rasa gundah dan bahagia di setiap sela waktuku bersamamu!

Continue Reading

2

Izin CoPas yaa… (buat yang di- dan me- CopyPaste sebuah Karya)

 بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Aku tidak mengatakan diriku adalah seorang ahli ‘ilmu (karena memang aku bukanlah ahlu ‘ilmu, melainkan hanya penuntut ‘ilmu), maka janganlah memanggilku dengan sebutan-sebutan yang tidak pantas kusandang (seperti ustadzah).. #aduh!asli.banget.Jangan.panggil.aku.Ustadzah!!! mewanti-wanti, entar dibilangnya “Ustadzah qok kelakuannya seperti itu..” hfffttt,,ustadzah juga manusia-.-‘

Janganlah pula engkau MENIMBA dan MENUNTUT (tentang) ‘ilmu kepadaku.. #karena menimba lebih baiknya di bak ataukah di sumur dan jangan menuntut karena belum tentu ‘ilmu (nama orang) yang salah :) hehe

Janganlah jadikan websiteku ini sebagai rujukan ‘ilmu bagimu. Tapi timbalah dan tanyalah ‘ilmu kepada ahlinya. Apa-apa yang kupostingkan di website ini yang berisikan kebenaran, maka terimalah. Apa-apa yang bertentangan dengan kebenaran, maka tolaklah, dan luruskanlah aku (dengan ‘ilmu dan hujjah).. #mode.on.serius ^_^’

“..Izin copas yaaa..” :)
boleh ngak sih kita copy paste tulisan atau karya orang lain?
lalu bagaimana jika tanpa seizin mereka?
atau bagaimana jika tidak memaparkan bahwa ini hasil karya mereka?

Continue Reading

0

Sebaik-Baik Lelaki Pilihan

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Potret Ikhwan Sejati.. ada yang pernah baca buku ini?? tapi bukan lagi mau membedah buku tersebut,, cuma hampir serupalah judul artikel ini dengan judul buku karangan Fauzul Ilmi.. *maunya Yuu’ disama2in dengan penulis buku!hehe

ngomongin soal ikhwan,, heMm..lagi ngapain nih para akhwat?? hehe.. *huusstt! jangan pada melamun dulu!!!
tulisan ini sebenarnya bukan buat para akhwat.. karena ini lebih kepada para calon lelaki pilihan dari-NYA, calon abhi teladan, calon imam bagi bidadari-NYA.. dan semoga bisa menambah wawasan, mengechash iman, serta juga menjadi tauladan.. insya ALLAH :)

Seperti biasa.. karena beberapa hari ini lagi rehat sejenak dari FB maka saya beralih ke twitter dan menemukan beberapa update-an dari Ust. Felix Siauw yang berbagi pada kita semua.. bagaimana sih sebaik-baik lelaki pilhan itu???

Yuk Mariiii… Continue Reading